Arsip Kategori: BERITA LAMPUNG

Angin puting beliung terjang perkantoran di PT BNIL ,Tulang Bawang ,Lampung

Setelah beberapa waktu lalu angin puting beliung menerjang wilayah unit 2 tulang bawang dan menghancurkan ratusan rumah warga, kali ini angin puting beliung kembali menerjang perkantoran di wilayah PT BNIL.

Sebelum terjadi angin puting beliung, dilangit terlihat awan mendung yang sangat tebal.

Bisa dilihat dari gambar berikut ini :

Foto tersebut diambil oleh salah seorang yang sedang bekerja di area tersebut.

bencana angin puting beliung tersebut terjadi hari Kamis (04/06/2020), sekira pukul 11.00 WIB, di komplek perkantoran PT. Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL), Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Setelah awan mendung tebal menyelimuti, terjadilah hujan lebat yang disertai petir menyambar dan awan putih, tidak lama kemudian terjadi angin puting beliung yang langsung menerpa komplek perkantoran PT. BNIL.

Saat terjadinya peristiwa tersebut para karyawan sedang sibuk bekerja.

Para karyawan yang sedang bekerja langsung berlari untuk menyelamatkan diri dengan cara mencari tempat berlindung yang aman.

Berikut beberapa aset milik perusahaan PT. BNIL yang mengalami kerusakan :

1. Gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami rusak berat.

2. Workshop (bengkel) dan Gudang Spare Part (onderdil) mengalami rusak sedang.

3. Gudang penyimpanan pupuk mengalami rusak sedang.

4. Tiga unit mess karyawan (mess mawar no 4,5 dan 6) mengalami rusak sedang.

Dalam peristiwa tersebut Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi yang dialami oleh pihak perusahaan PT. BNIL diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

KEMERIAHAN HUT KE 34 KAMPUNG SIDOHARJO PENAWARTAMA TU-BA

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-34 Kampung Sidoharjo Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang berlangsung dengan meriah.

Acara yang berlangsung dilapangan merdeka Kampung Sidoharjo ini dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari perlombaan hingga hiburan.

Acara ini dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali dalam rangka memeringati HUT Kampung.

Untuk acara HUT Kampung kali ini , SIDOHARJO menggelar bermacam-macam kegiatan, seperti :

1. Do’a bersama, Tasyakuran dilanjutkan Ziarah kubur dan tabur bunga di tempat pemakanan umum (TPU) Kampung Sidoharjo.

2. Turnamen (Kompetisi) Sepak Bola

3. Bola volly Putra/Putri

4. Senam bersama, dilanjutkan jalan sehat

5. Bakti Sosial (Baksos) Donor Darah bersama dengan PMI Kecamatan Penawartama dan PMI Kabupaten Tulang Bawang.

6. Kuda lumping

7. Lomba Siskamling dan Kebersihan Lingkungan,

8. Pentas Seni,

9. Pengajian Akbar,

10. Wayang Kulit dilanjutkan Bersih Kampung (Ruwat),

Kepala Kampung Sidoharjo (Iwan Santoso, A. Ma) mengucapakan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasinya dalam mensukseskan kegiatan tersebut, khususnya kepada Panitia Pelaksana pungkasnya.

Dari sepuluh agenda kegiatan yang direncanakan, masih menyisakan beberapa kegiatan yang belum selesai yaitu : Final Sepak bola, (Selasa 9/4/2019), bola volly Putra (Selasa, 9/4/2019), Pentas Seni (Selasa, 9/4/2019), Pengajian Akbar (Rabu, 10/4/2019) dan ditutup dengan Hiburan Rakyat berupa Wayang Kulit dan Ruwat yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, (10/4/2019).

Dalam hal ini kepala Kampung yakin dan percaya bahwa berkat kerjasama yang baik dari semua pihak ditambah dengan support dari warga masyarakat yang antusias, maka semua agenda kegiatan yang sudah direncanakan akan berjalan dengan baik dan sukses.

Di samping itu, rangkaian acara perlombaan dan hiburan yang di adakan di lapangan Kampung SIDOHARJO tentunya dapat membawa BERKAH tersendiri bagi para PEDAGANG . Karena dengan banyaknya antusias warga yang menonton, tentunya hal tersebut menjadi anugerah yang terindah bagi mereka.

Bupati Hj WINARTI SE MH Berharap, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dapat Berjalan Dengan Baik di Tulang Bawang

Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Hj. Winarti S.E M.H, menghadiri kegiatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal dengan e-government, yang dilaksanakan di Bidakara, Jakarta, Kamis (28/03/2019).

Dijelaskan, SPBE ini mampu menghasilkan efektifitas dan efisiensi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik, serta implementasi SPBE yang terpadu ini bertujuan untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi.

“SPBE ini untuk mensinkronkan semua infrastruktur yang sudah ada. K/L/pemda supaya terintegrasi sehingga menghasilkan sebuah efektifitas dan efisiensi dan berujung pada pelayanan publik,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Syafruddin saat konferensi pers terkait Penyerahan Hasil Evaluasi SPBE Tahun 2018, Kamis (28/03/2019).

Sementara, Bupati Tulangbawang, usai kegiatan, menyampaikan bahwa, tata kelola Pemerintah yang masih silo dalam penerapan SPBE, berdampak pada tidak terintegrasinya sistem aplikasi milik instansi Pemerintah maupun lembaga dan berakibat pada pemborosan anggaran. “Dengan integrasi, diharapkan kita di Tulangbawang dapat meningkatkan efisiensi tersebut,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini mengatakan, Kementerian PANRB bersama dengan Tim Koordinasi SPBE Nasional yang terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) akan membangun kebijakan SPBE yang akan dijadikan pedoman dalam pembangunan SPBE terpadu. Untuk mengetahui maturity level (tingkat kematangan) pelaksanaan SPBE atau yang dikenal dengan e-government di instansi pemerintah, Kementerian PANRB telah melaksanakan evaluasi SPBE yang kali pertama dilakukan pada tahun 2018.

Penyerahan hasil evaluasi SPBE dilakukan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Kamis (28/03/2019).

Acara ini dihadiri para Menteri Kabinet Kerja, Kepala Badan, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Wakapolri dan para Kapolda, dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan menyampaikan materi berkaitan dengan SPBE.

Lebih lanjut Rini mengungkapkan, evaluasi SPBE dilakukan terhadap 616 instansi pusat, Polri dan pemda. Masih ada sejumlah Pemda yang belum sempat dievaluasi, karena adanya bencana alam, sambungan internet yang tidak bagus. “Evaluasi SPBE bukan untuk mencari yang bagus atau buruk, yang menang atau kalah, yang terhebat atau terendah. Tetapi, sesungguhnya untuk memotret kondisi faktual penerapan SPBE di instansi pusat dan pemda,” jelasnya.

Dijelaskan, tahapan evaluasi SPBE antara lain sosialisasi evaluasi SPBE, evaluasi mandiri, evaluasi dokumen, wawancara, dan observasi lapangan. Untuk mendapatkan penilaian evaluasi SPBE yang objektif dan independen, Kementerian PANRB bekerja sama dengan lima perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Telkom, dan Universitas Gunadarma.

Melalui evaluasi SPBE, Pemerintah mendapatkan data baseline pelaksanaan SPBE nasional. Data baseline ini akan digunakaan dalam penyusunan kebijakan dan penentuan arah strategis pembangunan SPBE yang efektif, efisien, terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan.

Himbauan Polres Tulang Bawang dalam hal Bermedia Sosial

POLRES TULANG BAWANG selaku penegak hukum di wilayah Tulang Bawang dan sekitarnya, mengajak kepada semua warganet di wilayah Tulang Bawang khususnya dan INDONESIA pada umumnya untuk bijaksana dalam menggunakan MEDIA SOSIAL.  Hal ini sesuai dengan himbauan dari HUMAS POLRES TULANG BAWANG dalam akun media sosialnya :

Hendaknya SOSIAL MEDIA digunakan untuk sarana Bersilaturahmi antar sesama, bukan untuk menebar berita HOAKS dan UJARAN KEBENCIAN.

Hidup inipun akan lebih indah dan tenang bila tanpa HOAKS.

Maka dari itu kita semua sebagai warga masyarakat yang baik ,hendaknya mari mulai saat ini BISA BIJAKSANA dalam menggunakan MEDIA SOSIAL.

Jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya, dan juga jangan cepat membagikan sesuatu kiriman yang kita tidak tahu apakah memang nyata atau suatu kebohongan.