KEMENPERIN Matangkan Manfaatkan IMEI Tangkal PONSEL ILEGAL

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengaku tengah mematangkan langkah dalam memanfaatkan internasional Mobile Equipment Identification (IMEI)untuk menangkal kehadiran telepon seluler ilegal di Indonesia.

“Kita kan baru tanda tangan kerja sama dengan Qualcomm. Berikan kami waktu enam bulan untuk update database dan koordinasi dengan Kementerian Kominfo, perdagangan, serta keuangan untuk menjalankan IMEI sebagai fungsi kontrol bagi ponsel,” ungkap Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin, I gusti Putu Suryawirawan kala menjadi pembicara di indotelko forum,belum lama ini.

Dikatakannya, sebenarnya Kemenperin telah memiliki database dari IMEI. namun sekarang perlu rasionalisasi dan di update.

“Anda kan tahu IMEI itu bisa di kloning dan lainnya. Kita harus validasi data dulu. Penggunaan IMEI ini harus hati-hati jangan malah banyak mudharat ketimbang manfaat bagi pengguna,” katanya.

Sebelumnya, Kemenperin dan Qualcomm Incorporated melakukan penandatanganan MOU mengenai proses validasi database IMEI.

Upaya ini merupakan tindak lanjut dari peraturan menteri Perindustrian Nomor 65 Tahun 2016 tentang TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) serta Peraturan Pemerintah No.20/2017 tentang pengendalian IMPORT dan EXPORT Barang yang diduga merupakan atau Berasal dari Hasil Pelanggaran Hak Kekayaan intelektual.

 

 

Sumber :

Indotelko

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.